Unknown
Arena Berita Dunia - Pasukan pemerintah Suriah mengklaim berhasil mematahkan perlawanan
kelompok oposisi di Aleppo. Mereka mengaku berhasil merebut beberapa
distrik yang menjadi basis pertahanan Free Syrian Army (FSA).
"Pasukan kami berhasil mengendalikan secara penuh wilayah distrik Salaheddin di Aleppo. Pihak teroris (oposisi) saat ini menderita kekalahan besar dan kami berhasil membunuh sebagian besar dari mereka," klaim pihak pasukan pemerintah, seperti diberitakan kantor berita SANA, seperti dikutip AFP, Kamis (9/8/2012).
"Puluhan pasukan oposisi berhasil kami tahan, termasuk pihak asing dan mereka yang menyerahkan diri usai serangan tersebut," lanjut klaim tersebut.
Namun pihak FSA dengan tegas menyanggah klaim tersebut. Tetapi pihak oposisi mengakui adanya serangan barbar dan sadis di wilaya Salaheddin. Pihak FSA mengaku telah merebut kembali wilayah yang direbut oleh pasukan Suriah.
"Memang benar ada serangan sadis dan barbar. Mereka (pasukan pemerintah) menggunakan semua senjata untuk menyerang Salaheddin, termasuk jet tempur, tank dan mortar," turut juru bicara FSA Kolonel Abdel Jabbar al-Oqaidi.
Al-Oqaidi menyatakan serangan tersebut terjadi di banyak distrik, tetapi sebagian besar memang berlangsung di Salaheddin. Wilayah tersebut dianggap sebagai simbol utama bagi FSA dan militer Suriah. Komandan FSA Wassel Ayub memastikan, pihaknya sudah melancarkan serangan balik dan mengambil sebagian besar Salaheddin.
FSA mengaku melancarkan serangan balik setelah 700 pasukan tiba di Sukkari, Bustan al-Qasr, Shaar dan Hanano di wilayah utara. Sementara di wilayah timur, serangan dilancarkan oleh pasukan Ayub, Brigade Nur al-Haq.
Sejak Selasa (7/8/2012) total 225 warga -sebagian besar warga sipil- tewas akibat peperangan. Jumlah korban itu adalah yang terburuk yang pernah di alami selama 17 bulan peperangan.(OZ)
indonesia
forex
motor balap
iklan baris
online produk
broker
otomotif
bisnis online
"Pasukan kami berhasil mengendalikan secara penuh wilayah distrik Salaheddin di Aleppo. Pihak teroris (oposisi) saat ini menderita kekalahan besar dan kami berhasil membunuh sebagian besar dari mereka," klaim pihak pasukan pemerintah, seperti diberitakan kantor berita SANA, seperti dikutip AFP, Kamis (9/8/2012).
"Puluhan pasukan oposisi berhasil kami tahan, termasuk pihak asing dan mereka yang menyerahkan diri usai serangan tersebut," lanjut klaim tersebut.
Namun pihak FSA dengan tegas menyanggah klaim tersebut. Tetapi pihak oposisi mengakui adanya serangan barbar dan sadis di wilaya Salaheddin. Pihak FSA mengaku telah merebut kembali wilayah yang direbut oleh pasukan Suriah.
"Memang benar ada serangan sadis dan barbar. Mereka (pasukan pemerintah) menggunakan semua senjata untuk menyerang Salaheddin, termasuk jet tempur, tank dan mortar," turut juru bicara FSA Kolonel Abdel Jabbar al-Oqaidi.
Al-Oqaidi menyatakan serangan tersebut terjadi di banyak distrik, tetapi sebagian besar memang berlangsung di Salaheddin. Wilayah tersebut dianggap sebagai simbol utama bagi FSA dan militer Suriah. Komandan FSA Wassel Ayub memastikan, pihaknya sudah melancarkan serangan balik dan mengambil sebagian besar Salaheddin.
FSA mengaku melancarkan serangan balik setelah 700 pasukan tiba di Sukkari, Bustan al-Qasr, Shaar dan Hanano di wilayah utara. Sementara di wilayah timur, serangan dilancarkan oleh pasukan Ayub, Brigade Nur al-Haq.
Sejak Selasa (7/8/2012) total 225 warga -sebagian besar warga sipil- tewas akibat peperangan. Jumlah korban itu adalah yang terburuk yang pernah di alami selama 17 bulan peperangan.(OZ)

0 comments:
Post a Comment