Unknown
Arena Berita Dunia - Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David seharusnya bisa tidur tenang setelah
merilis nama baru pengganti Peterpan, Noah, pada 2 Agustustus lalu.
Namun, mereka kini dihadapkan masalah baru. Pasalnya, nama Noah ternyata sudah dipakai oleh band asal Balikpapan, Kalimantan Timur.
Manajer band Noah asal Balikpapan, Amiruddin atau akrab disapa Amir megungkapkan, band asuhannya yang digawangi oleh Revie (vokal, gitar), Yudee (gitar), Maman (gitar), Davha (bas), dan Raf (drum) sudah berdiri sejak 12 Februari 2009.
Sebagai bukti, Amir mempersilakan berbagai pihak untuk melihat akun Facebook Noah (Balikpapan) sudah dibuat sejak 2009.
“Sejak 2009 akun kita enggak berubah, memang seperti itu. Sekarang Mas saja yang nilai, mana Noah yang lama dan mana Noah yang baru. Kita sih punya bukti sah,” ungkapnya saat berbincang dengan Okezone melalui sambungan telefon.
Sampai saat ini, Noah (Balikpapan) masih nyaman bergabung dengan label indie. Single terbaru mereka bertajuk “Mawar Jingga” sudah menjalin kontrak dengan operator Telkomsel untuk menjual lagu dengan tampilan RBT.
Kendati punya kemiripan untuk masalah nama, Amir tidak akan mempermasalahkan hal itu.
“Kami sih enggak dirugikan, kita akan jalan terus. Kami terbentuk 2009, otomatis kita duluan. Kami juga punya masa banyak,” tandasnya.
Manajer Noah (Balikpapan), Amirrudin atau akrab disapa Amir menuturkan band asuhannya itu telah berdiri sejak 12 Februari 2009. Bukti yang dia berikan yakni akun Facebook dengan nama Noah berciri ada mahkota raja di huruf O sudah ada sejak mereka aktif.
Walau memiliki kesamaan nama, Amir bersama personel band tak akan menggunakan situasi ini menjadi promo aji mumpung. Dia tetap percaya sebuah karya yang bisa membuat band dikenang, bukan karena sensasi.
“Band yang mau cari tenar itu akhirnya nasibnya kemana? Akhirnya kan hancur. Kita ingin berkarya saja dengan karya kami,” kata dia saat berbincang dengan Okezone melalui telepon.
Dia sempat mempertanyakan apakah Ariel dkk sempat mencari tahu apakah ada band yang menggunakan nama Noah melalui mesin pencari di internet.
“Saya gak tahu apakah Ariel browsing di Google dulu? Sengaja atau tidak kita tidak tahu. Pastinya kalau di-Google yang nongol Noah Balikpapan. Tapi, kami akan tetap jalan apapun yang terjadi,” tandasnya.
Noah asal Balikpapan dengan line up Revie (vokal, gitar), Yudee (gitar), Maman (gitar), Davha (bas), dan Raf (drum) sudah berdiri sejak 12 Februari 2009. Namun, Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David ternyata mengusung nama yang sama.
Manajer band Noah (Balikpapan), Amirrudin atau akrab disapa Amir tidak mempermasalahkan Ariel dkk menggunakan nama yang sama. Amir mengingatkan masing-masing tetap pada jalurnya, mengenalkan karya tanpa saling mengganggu.
Apakah ada rasa kekhawatiran Noah (Balikpapan) yang diasuhnya suatu saat dituntut Noah yang berdomisili di Bandung dan Jakarta yang saat ini berada di naungan label Musica Studio’s?. Amir merasa yakin hal itu tak akan terjadi.
“Kalaupun nuntut haknya apa? Karena sejak 2009 kita enggak berubah. Kita juga sudah laporkan hal ini ke Pemkot Balikpapan, karena kita domisili di Balikpapan,” ungkap Amir.
Pria ramah ini punya niat bertemu Ariel dkk dan manajemen untuk menghasilkan sebuah iklim persaingan yang sehat di industri musik.
“Kita inginnya enggak ada ribut-ribut, apalagi antara fans kita. Kita ingin berjalan secara sehat, enggak pakai kekerasan,” tutupnya.
Noah asal Balikpapan, menurut keterangan manajernya bernama Amirudin atau akrab disapa Amir sudah berdiri sejak 12 Februari 2009, dengan personel Revie (vokal, gitar), Yudee (gitar), Maman (gitar), Davha (bas), dan Raf (drum).
Amir mengaku para personel Noah asuhannya merasa kaget setelah tahu Arie cs memilih nama yang sama.
“Semua pada khawatir bagaimana ini nanti ke depannya. Tidak mungkin nanti kalau kita masuk label besar namanya sama. Tapi kita sudah ada kontrak RBT dengan Telkomsel single ‘Mawar Jingga’ bulan Mei kemarin pakai nama Noah. Itu yang jadi jaminan kita” tutur Amin saat berkunjung ke kantor Okezone, kemarin. Amin kebetulan sedang memboyong keluarganya ke Jakarta untuk bertamasya.
Di papan komentar akun Facebook milik Noah asal Balikpapan, banyak yang menuduh band tersebut cari sensasi dan telah melakukan copy paste Noah milik Ariel cs. Bagaimana komentar Amir?
“Loh, yang copy paste yang mana, kita saja lagunya beda, orang-orangnya beda. Lagi pula kita duluan yang lahir,” tandasnya.
Selain “Mawar Jingga”, Noah asal Balikpapan mengklaim sudah memiliki tabungan lagu lebih dari 50 lagu. Beberapa yang akan dirilis dalam waktu dekat adalah lagu berjudul “Senja”, “Kemarin”, “Tentangnya”, dan “Kini Menjadi Kisah.”(OZ)
indonesia
forex
motor balap
iklan baris
online produk
broker
otomotif
bisnis online
Namun, mereka kini dihadapkan masalah baru. Pasalnya, nama Noah ternyata sudah dipakai oleh band asal Balikpapan, Kalimantan Timur.
Manajer band Noah asal Balikpapan, Amiruddin atau akrab disapa Amir megungkapkan, band asuhannya yang digawangi oleh Revie (vokal, gitar), Yudee (gitar), Maman (gitar), Davha (bas), dan Raf (drum) sudah berdiri sejak 12 Februari 2009.
Sebagai bukti, Amir mempersilakan berbagai pihak untuk melihat akun Facebook Noah (Balikpapan) sudah dibuat sejak 2009.
“Sejak 2009 akun kita enggak berubah, memang seperti itu. Sekarang Mas saja yang nilai, mana Noah yang lama dan mana Noah yang baru. Kita sih punya bukti sah,” ungkapnya saat berbincang dengan Okezone melalui sambungan telefon.
Sampai saat ini, Noah (Balikpapan) masih nyaman bergabung dengan label indie. Single terbaru mereka bertajuk “Mawar Jingga” sudah menjalin kontrak dengan operator Telkomsel untuk menjual lagu dengan tampilan RBT.
Kendati punya kemiripan untuk masalah nama, Amir tidak akan mempermasalahkan hal itu.
“Kami sih enggak dirugikan, kita akan jalan terus. Kami terbentuk 2009, otomatis kita duluan. Kami juga punya masa banyak,” tandasnya.
Noah Asal Balikpapan Tak Mau Cari Tenar
Nama band Noah yang baru diluncurkan oleh Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David pada 2 Agustus kemarin ternyata tak sendiri di republik ini. Ada band lain yang menggunakan nama yang sama, yakni Noah asal Balikpapan, Kalimantan Timur, yang diawaki Revie (vokal, gitar), Yudee (gitar), Maman (gitar), Davha (bas), dan Raf (drum).Manajer Noah (Balikpapan), Amirrudin atau akrab disapa Amir menuturkan band asuhannya itu telah berdiri sejak 12 Februari 2009. Bukti yang dia berikan yakni akun Facebook dengan nama Noah berciri ada mahkota raja di huruf O sudah ada sejak mereka aktif.
Walau memiliki kesamaan nama, Amir bersama personel band tak akan menggunakan situasi ini menjadi promo aji mumpung. Dia tetap percaya sebuah karya yang bisa membuat band dikenang, bukan karena sensasi.
“Band yang mau cari tenar itu akhirnya nasibnya kemana? Akhirnya kan hancur. Kita ingin berkarya saja dengan karya kami,” kata dia saat berbincang dengan Okezone melalui telepon.
Dia sempat mempertanyakan apakah Ariel dkk sempat mencari tahu apakah ada band yang menggunakan nama Noah melalui mesin pencari di internet.
“Saya gak tahu apakah Ariel browsing di Google dulu? Sengaja atau tidak kita tidak tahu. Pastinya kalau di-Google yang nongol Noah Balikpapan. Tapi, kami akan tetap jalan apapun yang terjadi,” tandasnya.
Noah Asal Balikpapan Ingin Bertemu Ariel
Noah asal Balikpapan dengan line up Revie (vokal, gitar), Yudee (gitar), Maman (gitar), Davha (bas), dan Raf (drum) sudah berdiri sejak 12 Februari 2009. Namun, Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David ternyata mengusung nama yang sama.
Manajer band Noah (Balikpapan), Amirrudin atau akrab disapa Amir tidak mempermasalahkan Ariel dkk menggunakan nama yang sama. Amir mengingatkan masing-masing tetap pada jalurnya, mengenalkan karya tanpa saling mengganggu.
Apakah ada rasa kekhawatiran Noah (Balikpapan) yang diasuhnya suatu saat dituntut Noah yang berdomisili di Bandung dan Jakarta yang saat ini berada di naungan label Musica Studio’s?. Amir merasa yakin hal itu tak akan terjadi.
“Kalaupun nuntut haknya apa? Karena sejak 2009 kita enggak berubah. Kita juga sudah laporkan hal ini ke Pemkot Balikpapan, karena kita domisili di Balikpapan,” ungkap Amir.
Pria ramah ini punya niat bertemu Ariel dkk dan manajemen untuk menghasilkan sebuah iklim persaingan yang sehat di industri musik.
“Kita inginnya enggak ada ribut-ribut, apalagi antara fans kita. Kita ingin berjalan secara sehat, enggak pakai kekerasan,” tutupnya.
Noah Asal Balikpapan Bingung Dibilang Copy Paste
Setelah Ariel, Uki, Lukman, Reza, David meluncurkan nama band barunya, Noah, pada 2 Agustus kemarin. Tiba-tiba publik dikejutkan dengan band yang mengusung nama serupa, mereka berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur.Noah asal Balikpapan, menurut keterangan manajernya bernama Amirudin atau akrab disapa Amir sudah berdiri sejak 12 Februari 2009, dengan personel Revie (vokal, gitar), Yudee (gitar), Maman (gitar), Davha (bas), dan Raf (drum).
Amir mengaku para personel Noah asuhannya merasa kaget setelah tahu Arie cs memilih nama yang sama.
“Semua pada khawatir bagaimana ini nanti ke depannya. Tidak mungkin nanti kalau kita masuk label besar namanya sama. Tapi kita sudah ada kontrak RBT dengan Telkomsel single ‘Mawar Jingga’ bulan Mei kemarin pakai nama Noah. Itu yang jadi jaminan kita” tutur Amin saat berkunjung ke kantor Okezone, kemarin. Amin kebetulan sedang memboyong keluarganya ke Jakarta untuk bertamasya.
Di papan komentar akun Facebook milik Noah asal Balikpapan, banyak yang menuduh band tersebut cari sensasi dan telah melakukan copy paste Noah milik Ariel cs. Bagaimana komentar Amir?
“Loh, yang copy paste yang mana, kita saja lagunya beda, orang-orangnya beda. Lagi pula kita duluan yang lahir,” tandasnya.
Selain “Mawar Jingga”, Noah asal Balikpapan mengklaim sudah memiliki tabungan lagu lebih dari 50 lagu. Beberapa yang akan dirilis dalam waktu dekat adalah lagu berjudul “Senja”, “Kemarin”, “Tentangnya”, dan “Kini Menjadi Kisah.”(OZ)

0 comments:
Post a Comment