Unknown
Arena Berita International - Silvio Berlusconi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri Italia setelah berada dalam tekanan akan keinginan Eropa yang menuntut adanya reformasi di sistem pemerintahan.
Perdana Menteri Silvio Berlusconi mundur tak lama setelah bertemu dengan Presiden Italia Giorgio Napolitano, di Roma, Sabtu (12/11/2011).
Pengunduran diri Silvio Berlusconi langsung disambut sorak sorai ribuan warga yang memadati pusat kota Roma. Mereka bahkan ingin menyaksikan jatuhnya pemerintahan sang Perdana Menteri di tengah tak menentunya mata uang eropa dan gejolak pasar yang terjadi dalam sepekan terakhir.
Pengunduran diri Silvio mengakhiri 17-tahun era penuh gejolak politik dan di tengah gerakan untuk melakukan transisi pemerintahan yang bertujuan membawa negara itu keluar dari jurang krisis ekonomi.
Komisaris Eropa Mario Monti menghormati langkah tersebut dan mencoba untuk mengarahkan negeri ini keluar dari kesengsaraan utang.
Presiden Giorgio Napolitano akan mengadakan rapat Minggu pagi ini dengan masing-masing kekuatan utama partai politik di Italia sebelum meminta Mario Monti mencoba untuk menjalankan sementara pemerintahan baru.
Sabtu malam, partai Berlusconi mengatakan akan mendukung Monti, meskipun di tengah kondisi yang sebenarkan belum memungkinkan.
Di depan kantor Napolitano, di mana Berlusconi menyerahkan surat pengunduran dirinya, Sabtu malam, demonstran membuka botol anggur dan menari dalam garis conga, berteriak "Kita bebas!" Beberapa lusin penyanyi dan musisi klasik - lengkap dengan musik dan kursi berdiri- meneriakkan "Haleluya" untuk bersukacita atas pengunduran diri Berlusconi dan menyambut kehadiran Monti.
"Saya pikir dia (Monti) akan mengembalikan kepercayaan orang-orang Italia, yang sedikit muak dengan apa yang terjadi dan telah kehilangan kepercayaan mereka untuk Berlusconi," kata Sophie Duffort dari Perancis, yang berada di piazza Sabtu malam.


0 comments:
Post a Comment